Cara Perkenalkan Diri Dalam Bahasa Korea

Cara Perkenalkan Diri Dalam Bahasa Korea Terbaru

Demam Hallyu atau Korean Wave sudah menebar ke beragam negara semenjak tahun 1990-an. Salah satunya efeknya yang lumayan besar ialah memacu beberapa fansnya semakin berminat untuk pelajari bahasa dan kebudayaan Korea.

Ingin bercuap-cuap dan merajut persahabatan sama orang Korea juga seolah hal yang perlu tercukupi. Oleh karena itu, kamu dapat mengawali dengan pelajari langkah mengenalkan diri dengan bahasa Korea. Eit, tetapi nanti dulu, ada enam hal yang penting kamu kenali, lho. So, let’s get started!

1. Tata krama dan budaya

Sebaiknya kamu ketahui tata krama dan budaya Korea saat berjumpa orang baru lebih dulu. Sapa mereka dengan perkataan 안녕하십니까 (annyeonghasimnikka) atau 안녕하세요 (annyeonghaseyo). Berlaku santun dan menghargai seseorang benar-benar dijunjung tinggi dalam budaya Korea.

Untuk memperlihatkan pertanda hormat dan kesopanan saat menegur, kamu dapat membungkukkan tubuh. Disamping itu, bila kamu memutuskan untuk berjabatan tangan, karena itu seharusnya memakai ke-2 tangan. Yang juga sangat penting ialah menyebutkan musuh berbicara dengan gelar atau nama keluarga, bukan menyebutkan panggilan oppa atau eonni.

2. Salam dan perkenalkan nama

Salam sebagai sisi penting untuk mengenalkan diri dengan bahasa Korea. Hal itu pasti jadi dasar yang dapat dipakai, baik pada lingkungan resmi atau tidak resmi.

Misalnya kamu ingin menjelaskan “Halo, nama saya Hana”, karena itu katakan 안녕하십니까, 제 이름은 하나입니다 (annyeonghasimnikka, je ireumeun Hana-imnida) untuk wujud formalnya. Dan untuk tidak resmi, karena itu katakan 안녕하세요, 제 이름은 하나예요 (annyeonghaseyo, je ireumeun Hana-yeyo).

3. Menyebutkan usia

Umur di Korea berbeda dengan umur internasional, yakni satu atau 2 tahun lebih tua. Janganlah lupa selalu untuk memakai bahasa resmi bila musuh berbicara mempunyai umur yang lebih tua dari kamu.

Sebagai contoh, kamu ingin menjelaskan “Saya berumur 21 tahun”, karena itu katakan 저는 스물한 살입니다 (jeoneun seumulhan sar-imnida) bila musuh berbicara ialah orang yang lebih tua. Bila musuh berbicara seumuran ataupun lebih muda, karena itu katakan 저는 스물한 살이에요 (jeoneun seumulhan sar-ieyo).

4. Menyebutkan asal

Saat mengenalkan diri, pasti musuh berbicara ingin ketahui darimanakah kamu berasal. Ada dua langkah untuk mengatakan asal, yakni dengan resmi dan tidak resmi.

Bila resmi, gunakanlah 저는 인도네시아에서 왔습니다 (jeoneun Indonesia-eseo wassseumnida) dan tidak resmi pakai 저는 인도네시아에서 왔어요 (jeoneun Indonesia-eseo wasseoyo). Dua contoh kalimat di atas sama mempunyai makna “Saya datang dari Indonesia.”

5. Menyebutkan pekerjaan

Tugas sebagai poin utama dalam budaya Korea dan kemungkinan akan ada saat kamu mengenalkan diri dengan bahasa Korea, baik sepanjang perjumpaan diri atau sebagai pertanyaan sesudah kamu usai mengenalkan diri.

Untuk mengatakan tugas bisa juga dengan 2 langkah. Misalkan untuk menjelaskan “Saya seorang siswa”, yakni 저는 학생입니다 (jeoneun haksaeng-imnida) untuk resmi dan 저는 학생이에요 (jeoneun haksaeng-ieyo) untuk tidak resmi.

6. Topik percakapan

Sesudah mengenalkan diri dan menuntaskan pertanyaan yang disodorkan, kamu kemungkinan ingin cari topik lain supaya pembicaraan masih tetap jalan. Ingin menjelaskan “Hoby saya mengolah” misalkan, karena itu kamu dapat memakai 제 취미는 요리입니다 (je chwimineun yori-imnida) atau 제 취미는 요리예요 (je chwimineun yori-yeyo).

Sementara untuk contoh topik lain dengan menjelaskan 저는 혼자서 한국어를 공부했습니다 (jeoneun honjaseo hanguk-eoreul gongbuhaessseumnida) atau 저는 혼자서 한국어를 공부했어요 (jeoneun honjaseo hanguk-eoreul gongbuhaess-eoyo) yang maknanya “Saya belajar bahasa Korea sendiri.”

Bila kamu telah lancar bagaimanakah cara mengenalkan diri dengan bahasa Korea dan kenalan dengan orang Korea, keinginan kamu untuk mempunyai rekan Korea dapat diwujudkan. Yok, tambahkan kembali semangat belajarnya!

Sazneo
Sazneo
Seorang blogger biasa

My research interests include distributed robotics, mobile computing and programmable matter.

Related